Laman

Entri Populer

Kamis, 03 Mei 2012

Tidak Ada Waktu Untuk Galau

Bismillaahirrohmaanirrohiim
“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Dan sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai dari suatu urusan maka tetaplah bekerja keras untuk urusan yang lain. Dan kepada Tuhanmu lah kamu berharap.” (QS : Al – Insyiroh 5 – 8)





Dari ayat itu dapat kita pahami sesungguhnya kita akan dihadapkan pada masalah dalam hidup ini, tapi meskipun demikian kita harus meyakini bahwa bersama dengan kesulitan (masalah) itu sendiri Allah sudah menyertakan kemudahan. Dalam hal ini yang memberikan garansi bukan manusia melainkan sang Khaliq yang Maha Kuasa.
Terkadang memang masalah yang kita hadapi itu dalam fikiran kita merupakan masalah yang sulit dan tidak bisa kita selesaikan sendiri, sebenarnya itu hanyalah persepsi logika dan fikiran kita saja yang tidak siap dengan kedatangan masalah itu. Bukankah Allah sudah menjaminkan bahwa tidak akan ada masalah yang kita hadapi di luar kemampuan kita, jadi semua terpulang pada diri kita sendiri bagaimana menilai masalah yamg kita hadapi. Dalam hal ini saya akan memberikan sedikit penalaran tentang ‘kenapa (terkadang) kita merasa masalah itu di luar batas kemampuan kita.
1.    Ketidak dekatan kita dengan Allah
Ini merupakan hal yang penting dalam pemecahan masalah, bukankah Allah itu perancang yang paling sempurna? Jadi yakinkan diri bahwa sebenarnya masalah itu diberikan kepada kita karena Allah sudah merancang yang lebih baik dalam hiduo kita. Ketika kita tidak lagi dekat dengan Allah maka akal fikiran yang penuh dengan bisikan sayton akan mempengaruhi pemikiran kita akan datangnya masalah itu.
Bukankah pemberi soluai terbaik juga Allah, jadi ketika masalah itu sudah menimpa kita ucapkan rasa syukur dan lapangkan hati dan terus tetap dekatkan diri dengan Allah. Tapi ketika sudah berfikir dan bekerja keras tapi kondisi yang kita hadapi tidak juga ada perubahan bersabarlah, toh sabar dan shalat merupakan kekuatan seorang muslim yang ditinggalkan rasulullah dan juga perintah Allah. Sesungguhnya dengan bersabar kita akan menjadi pribadi yang tangguh dan dengan shalat kita akan menjadi pribadi yang mapan dan tenang dalam bertindak. Jika memang kita sudah merasa tidak sanggup lagi dengan masalah yang kita hadapi maka kembalikan masalah itu kepada Allah dengan shalat tahajjud, bermunajadlah dengan sang Khaliq karena semua masalah adalah datang darinya jadi sudah barang tentu Allah juga punya penyelesaian yang paling baik dan tentu Allah juga tidak tidak akan mengecewakan hamba – Nya yang bertakwa kepada – Nya.
2.    Hati yang sudah mulai berkarat
Hati yang sudah berkarat sudah barang tentu bisikannya bukan lagi kebenaran dan tentu juga akan menyempitkan fikiran, nah kalau sudah begini ketika ada masalah yang emnimpa kita bukannya akan siap dengan kedatangan masalah itu tapi malah mengutuki keadaan dan ini sama sekali tidak akan membantu dalam menemukan solusi yang baik yang ada hanya akan memperkeruh suasana. Seprti kataa Hijjaz hati kalau sudah bersih pandangan – Nya akan menembus hijab, ini artinya kita akan menerima bisikan – bisikan hati nurani yang selalu benar dan akan menuntun kita untuk memperoleh jalan keluar terbaik.
Untuk mendapatkan bisikan – bisikan hati itu kita harus terlebih dahulu menyucikan hati kita. Maka dari itu marilah kita bersihkan hati kita mulai dari sekarang, mungkin selama ini kita sudah jarang sekali membaca ayat – ayat Allah yang merupakan pembersih jiwa dan hati.
3.    Konsep diri yang salah tentang masalah itu sendiri
Ini merupakan permasalahan yang menambah masalah, maksudnya konsep diri tentang masalah ini dapat mempengaruhi jalan fikiran kita. Biasanya ketika kita sedang menghadapi masalah kita sering berfikir bahwa dunia sudah berhenti atau kiamat. Hello, kiamat jauh lebih dahsyat dari masalah yang kita hadapi. Jadi, buang jauh – jauh konsep buruk tentang masalah karena itu sama sekali tidak akan berhasil dalam penyelesaian masalah itu karena sesungguhnya ketika kita mendapatkan masalah itu artinya kita sedang dalam ujian kedewasan dan kematangan hidup. Itu artinya kita akan menjadi manusia yang dapat hidup mandiri dan menempuh kesuksesan dalam hidup karena tidak satupun manusia langsung sukses tanpa adanya masalah dan ini juga merupakan ujian keimanan kita.
Kalau kita menyerah berarti kita tida beriman donk, kan dah dijelaskan Allah dalam Al – Qur’an kalau manusia itu akan di uji keimanannya.
Masih tentang ayat yang di atas, disitu kita disuruh ketika kita menyelesaikan suatu urusan maka bekerja keraslah untuk urusan yang lain. Coba deh kita fikirkan, kalau selesai dari satu urusan kita disuruh untuk bekerja lebih keras untuk urusan yang lain bukankah ini maksudnya kita akan selalu berhadapan dengan urusan yang semakin hari semakin sulit, ini semua merupakan ketentuan Allah bagi hamba – Nya untuk menseleksi mana hamba yang benar – benar beriman dan teruji kesabarannya, bukankah Allah itu bersama orang – orang yang bersabar dan bertakwa?
Dan dari ayat terakhir dijelaskan inti dari semua itu adalah kembali kepada Allah, berharap hanya kepada Allah karena Allah lah yang akan menentukan takdir kita. Yakilah bahwa Allah merupakan tempat pengharapan
Read More..

“to omoimasu”, “to iimashita”, “deshou/kamo shiremasen”


Omoimasu ; おもいます; 思います ; Omou     ; おもう ; 思う ; Omotte ; おもって ; 思って ; Mengira, berfikir, berpendapat
Paatii ; パ―チ― ; Pesta
Minasan ; みなさん ; 皆さん ; Saudara-saudara sekalian
Kanai ; かない ; 家内 ; Istri saya
Hijouni ; ひじょうに ; 非常に ; Sangat sekali, paling
Sonnani (….masen) ; そんなに(。。ません) ; Tidak begitu
Tabun ; たぶん ; 多分 ; Barangkali
Kitto ; きっと ; Tentu
Itadakimasu ; いただきます ; (kata yg diucapkan pada waktu mulai makan)
Gochisousama     ; ごちそうさま ; (kata yg diucapkan pada waktu selesaimakan)
Nihon ni tsuite     ; にほんについて ; 日本について ; Mengenai,tentang Jepang
Mono ; もの ; 物 ; Barang
Seihin ; せいひん ; 製品 ; Barang jadi, hasil
Tokuni     ; とくに ; 特に ; Terutama sekali, khususnya
Zutto ;     ずっと ; Jauh lebih …..
Shikashi ; しかし ; Tetapi
Keredomo ; けれども ; Tetapi, akan tetapi
Kanjuku ; かんじゅく ; 完熟 ; Buah matang di pohon

Bunkei ; ぶんけい ; 文型 ; susunan kalimat
Ashita Nihon-go no shiken ga aru to omoimasu ; 明日日本語の試験があると思います ; Saya mengira besok ada ujian bahasa Jepang
Sensei wa “Jimusho e kite kudasai” to iimashita ; 先生は“事務所へ来て下さい”と言いました ; Guru berkata, “Silahkan datang ke kantor”
Ashita wa ame deshou (…ame kamo shiremasen) ; 明日は雨でしょう(。。雨かもしれません) ; Besok besar kemungkinannya akan hujan (barangkali hujan)
Lee-san wa ashita kuru deshou (…kuru kamo shirimasen) ; リイさんは明日来るでしょう
(。。来るかもしれません) ; Besok kemungkinan Tuan Lee akan datang

Kaiwa ; かいわ ; 会話 ; percakapan
a-Nihon ni tsuite dou omoimasu ka ; 日本についてどう思いますか ; Bagaimanakah pendapat anda tentang Jepang?
b-Sou desu ne. Kireina kuni da to omoimasu ga, mada yoku wakarimasen ; そうですね。綺麗な国だと思いますが、まだ良く分かりません ; Oh ya. Saya berpendapat negerinya indah, tetapi saya belum begitu mengerti
a-Tanom-san wa ”Nihon wa mono ga takai” to iimashita ; タノムさんは“日本は物が高い”と言いました ; Tuan Tanom berkata, ”Barang-barang Jepang harganya mahal”
b-Watashi mo sou omoimasu ; 私もそう思います ; Sayapun berpikir begitu
a-Tokuni, tabemono ga takai deshou ; 特に、食べ物が高いでしょう ; Terutama, makananlah yang mahal, kan?
b-Sou desu ne. Shikashi, denki-seihin wa watashi no kuni yori zutto yasui desu ; そうですね。しかし、電気製品は私の国よりずっと安いです ; Ya. Tetapi barang-barang listrik jauh lebih murah daripada di negeri saya
a-Jaa, katte kaerimasu ka ; じゃあ、買って帰りますか ; Kalau begitu, kita beli untuk dibawa pulang ?
b-Ee, sou shitai desu ; ええ、そうしたいです ; Ya, saya ingin begitu

Reibun ; れいぶん ; 例文 ; contoh kalimat
Nihon-jin o dou omoimasu ka ; 日本人をどう思いますか ; Bagaimana pendapat anda tentang orang Jepang ?
Shinstsu da to omoimasu ; 親切だと思います ; Saya pikir ramah-ramah
Amari shinsetsu dewa nai to omoimasu ; 余り親切ではないと思います ; Saya pikir tidak begitu ramah
Kono shiken wa dou desu ka ; この試験はどうですか ; Bagaimana dengan ujian ini ?
Muzukashii to omoimasu ; 難しいと思います ; Menurut saya susah
Amari muzukashikunai to omoimasu ; 余り難しくないと思います ; Saya kira tidak begitu susah
Kesa no shiken wa dou deshita ka ; 今朝の試験はどうでしたか ; Bagaimana dengan ujian tadi pagi
Hijouni muzukashikatta to omoimasu ; 非常に難しかったと思います ; Menurut saya susah sekali
Sonnani muzukashikunakatta to omoimasu ; そんなに難しくなかったと思います ; Saya pikir tidak begitu susah
Tanom-san wa ashita kimasu ka ; タノムさんは明日来ますか ; Apakah Tuan Tanom besok akan datang
Hai, kuru to omoimasu ; はい、来ると思います ; Ya, saya kira akan datang
Iie, konai to omoimasu ; いいえ、来ないと思います ; Tidak, menurut saya tidak datang
Kinou paatii ga arimashita ka ; 昨日パーチーがありましたか ; Apakah kemarin ada pesta ?
Hai, atta to omoimasu ; はい、あったと思います ; Ya, saya kira ada
Iie, nakatta to omoimasu ; いいえ、なかったと思います ; Tidak, saya kira tidak ada
Sensei wa nan to iimashita ka ; 先生は何と言いましたか ; Guru telah mengataka apa ?
“Kaete mo, ii” to iimashita ; “かえても、いい”と言いました ; Guru berkata ”boleh pulang”
Ano hito wa Nihon-go o hanasu koto ga dekimasu ka ; あの人は日本語を話すことができますか ; Apakah orang itu bisa berbahasa Jepang ?
Tabun, dekiru deshou ; 多分、できるでしょう ; Kemungkinan bisa
Nihon-go wa omoshiroi deshou ; 日本語は面白いでしょう ; Bahasa Jepang itu menarik, kan ?
Ee, omoshiroi desu ; ええ、面白いです ; Ya, menarik

Renshuu A ; れんしゅうA ; 練習A ; latihan A
Ali-san wa uchi ni iru to omoimasu ; アリさんは家にいると思います ; Saya pikir Tuan Ali ada di rumah
Ali-san wa o-kane ga nai to omoimasu ; アリさんはお金がないと思います ; Saya pikir Tuan Ali tidak punya uang
Ali-san wa Toukyou e itta to omoimasu ; アリさんは東京へ行ったと思います ; Saya pikir Tuan Ali telah pergi ke Tokyo
Ali-san wa koko e konakatta to omoimasu ; アリさんはここへ来なかったと思います ; Saya pikir Tuan Ali tidak datang kesini
Ali-san wa atama ga ii to omoimasu ; アリさんは頭がいいと思います ;     Saya pikir Tuan Ali pintar
Ali-san wa amari omokunai to omoimasu ; アリさんは余り重くないと思います ; Saya pikir Tuan Ali tidak begitu berat
Ali-san wa kenshuusei da to omoimasu ; アリさんは研修生だと思います ; Saya pikir Tuan Ali adalah seorang trainee
Ali-san wa Tai-jin dewa nai to omoimasu ; アリさんはタイ人ではないと思います ; Saya pikir Tuan Ali bukan orang Thailand
Ali-san wa uta ga jouzu da to omoimasu ; アリさんは歌が上手だと思います ; Saya pikir Tuan Ali pandai menyanyi
Ali-san wa genki dewa nai to omoimasu ; アリさんは元気ではないと思います ; Saya pikir Tuan Ali tidak sehat

Tanom-san wa “kyoushitsu e ikimashou” to iimashita ; タノムさんは“教室へ行きましょう”と
言いました ; Tuan Tanom berkata, “Mari kita pergi ke kelas”
Tanom-san wa ”ohayou gozaimasu” to iimashita ; タノムさんは“おはようございます“と
言いました ; Tuan Tanom berkata, “Selamat pagi”
Rao-san wa “ashita shiken ga aru” to iimashita ; ラオさんは“明日試験がある”と言いました ; Tuan Rao berkata, “Besok ada ujian”
Rao-san wa ”Toukyou e ikanai” to iimashita ; ラオさんは“東京へ行かない”と言いました ; Tuan Rao berkata, “Tidak pergi ke Tokyo”
Rao-san wa ”kono hon wa taihen omoshiroi” to iimashita ; ラオさんは“この本は大変面白い”と言いました ; Tuan Rao bergata, “Buku ini sangat menarik”
Rao-san wa ”kono ryouri wa oishikunai” to iimashita ; ラオさんは“この料理は美味しくない”と
言いました ; Tuan Rao berkata, “Masakan ini tidak enak”
Rao-san wa ”ashita yasumi da” to iimashita ; ラオさんは“明日休みだ”と言いました ; Tuan Rao berkata, “Besok libur”
Read More..

Sabtu, 28 April 2012

UCAPAN DAN SALAM SEHARI – HARI


Selamat
: omedeto gozaimasu
Selamat Pagi
: ohayou gozaimasu
Selamat siang
: konnichiwa
Selamat malam
: konbanwa
Selamat tidur
: konbanwa
Selamat datang
: irasshaimase
Selamat jalan
: itte irasshai
Selamat pulang
: okaeri nasai
Selamat tinggal
: itte mairimasu
Hallo (telephone)
: moshi moshi
Apa kabar
: ogenki desuka
Berkat do’a anda sehat – sehat saja
: okage sama de genki desu
Kabar baik
: hai, genki desu
Kabar tidak baik
: genki dewa arimasen
Sampai bertemu lagi
: jya, mata/dewa mata
Maaf, permisi, tolong
: sumimasen
Siapa nama anda?
: O-namae wa donata desuka
Nama saya Lamansu
: watashi no namae wa Lamansu desu
Kenalkan, ini Tuan Ari
: gashokai itaishimasu, Kochira wa Ari san desu
Silahkan
: douzo
Terimakasih
: arigatou gozaimasu
Sama – sama
: dou ita shimashite
Mohon maaf
: gomen nasai
Maaf, mungkin sudah lama menunggu
: omotase shimashita
Apakah kalian sudah saling kenal?
: mou anatagata wa oshiriai desu ka
Senang berkenalan dengan anda
: douzo yoroshiku onegaishimasu
Tunggu sebentar
: chotto matte kudasai
Saya sehat seperti biasa
: aikarawazu genki ni shite imasu
Bagaimana dengan anda?
; anata wa dou desuka
Sangan menyenangkan
: totemo tanoshikatta desu
Sangan menarik
: omoshirokatta desu
Apakah anda punya waktu pada hariminggu?
: do youbi no ban wa O-hima desuka
Adakah rencana anda hari minggu?
Nichi youbi ni nanika goyatei ga arimasuka
Silahkan masuk
: o-hairi kudasai
Tidak apa – apa
: daijobu desu
Apakah anda sakit?
: Gobyouki desuka
Semoga cepat sembuh
: odaiji ni
Apakah ada persoalan?
: doka nasaimashita ka
Sudah lama tidak berjumapa
: shibaraku desu ne
Tidak, tidak apa – apa
: iie, kamaimasen
Good luck
: ganbatte kudasai
Ngomong – ngomong
: tokorode
Kalau begitu
: soreja …
Ada apa?
: doshita no desuka
Silahkan datang
: oide kudasai
Turut berduka cita
: goshusho sama desu
Salam saya kepada Ira
: Ira san ni yoroshiku
Jangan khawatir
: go shinpai naku

KATA SAMBUNG
Akhir – akhir ini
: kono goro
Atau
: matawa
Bagaimanapun juga
: sore wa soto shite
Beberapa waktu yg lalu
: saki hodo
Beberapa hari yg lalu
: kono aida
Begitu saja
: sono mama
Begini saja
: kono mama
Biasanya
: futsuwa
Dalam waktu singkat
: chikai uchi ni
Dan
: .. to …
Hanya, saja, Cuma
: dake
Hanya itu
: are dake
Hari ini atau besok
: kyo ka asu
Ini itu
: are ya ore ya
Kalau, jika
: moshi (….. tara)
Kalau begitu
: sore dewa
Kalau tidak salah
: tashika
Kemudian
: soshite
Mengingat akan
: sore shitewa
Meskipun demikian
: tokoro ga
Mungkin
: tabun
Mulai sekarang
: kore kara
Nantilah
: ato de
Oleh diri sendiri
: jibun de
Pada akhirnya
: owari ni
Pertama – tama
: hajime ni
Sampai kapanpun
: itsu made mo
Sebentar
: chotto
Sekedar
: sore hodo
Tetapi
: demo, shikashi
Tentu saja
: mochiron
Tiba – tiba
: tatsuzen
Read More..