Laman
Entri Populer
-
Mukashi, kono basho de kimi o aeta Watashi o mite waratte yo Kono basho de koi o mitsuketa Kokoro kara aishite Jikan ga sugite yuku...
-
Asmara : renai Air mata buaya : usonaki aijou Benci : nikumu kirai Benc...
-
A : Tanaka-san wa jimusho ni imasu ka ; 田中さんは事務所にいますか ; Apakah tuan Tanaka ada di kantor? B : Mou uchi e kaerimashita ; もう家へ帰りま...
-
Omoimasu ; おもいます; 思います ; Omou ; おもう ; 思う ; Omotte ; おもって ; 思って ; Mengira, berfikir, berpendapat Paatii ; パ―チ― ; Pesta Minasan ; みなさん ; 皆...
-
A : Nihon-go ga hanasemasu ka 日本語が話せますか Dapat anda berbicara bahasa Jepang ? B : Iie, mada amari hanasemasen いいえ、まだあまり...
Tampilkan postingan dengan label Puisiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisiku. Tampilkan semua postingan
Senin, 22 Agustus 2016
Sayang, Bolehkan Aku?
Sayang, bolehkan aku menitip rindu di hatimu?
Agar bisik - bisik cinta kian berdegup di jantung kita
Biar hati lepas dari gundah gulana
Sayang, bolehkah aku memelukmu?
Agar hangat menyelimuti ku
Biar udara dingin berlalu saja
Sayang, boleh kah aku memilikimu?
Seutuhnya dalam cinta
Berlalu melewati masa
Agar cinta kian mekar
Hati tak lagi gelisah
Biar kugenggam erat tangan mu
Memelukmu
Mencintaimu sepanjang usiaku
Sayang, Bolehkan Aku?
Sayang, bolehkan aku menitip rindu di hatimu?
Agar bisik - bisik cinta kian berdegup di jantung kita
Biar hati lepas dari gundah gulana
Sayang, bolehkah aku memelukmu?
Agar hangat menyelimuti ku
Biar udara dingin berlalu saja
Sayang, boleh kah aku memilikimu?
Seutuhnya dalam cinta
Berlalu melewati masa
Agar cinta kian mekar
Hati tak lagi gelisah
Biar kugenggam erat tangan mu
Memelukmu
Mencintaimu sepanjang usiaku
Angin Di Pagi Ini
Semilir embusan angin di pagi ini
Terasa menusuk ke tulang - tulang
Melewati batas kehangatan jaket - jaket tebal
Cintamu tetap hangat
Mentari yang malu menampakkan wajahnya
Ada awan tebal membendung
Mementalkan cahaya
Mendung sudah pagi indah ini
Cintamu tetap jelas
Tak biarkan diriku beku dalam dingin
Tak biarkn bibirku kelu dalam mendung
Tak biarkan kalut dalam fikirku
Tetap lah kau begitu, aku menyuka
Aku Mencintai Mu
Aku mencintaimu, seadanya diri
Kita bangun istana cinta di atas pondasi cinta
Aku mencintaimu dalam setiap kurang mu
kupahat sebuah nama, nama mu di dalam hatiku
kubiarkan kasih dan sayang mu teralir dalam darahku
Menjadi detak dalam nadi ku
Aku mencintaimu dengan segenap kurang mu
Selayak aku dalam cintamu dengan segenap lemah ku
Kurangmu adalah lebihku
Kuharap lemahku adalah kuatmu
Pelajaran ku dalam pendakian
Lemah kita adalah kuat kita
Dalam beda aku mencintaimu
Dalam selisih kau temukan jua cintaku
Cinta ini berpondasi percaya
Tentu kerikil - kerikil setia ikut jua tertanam
Kuteguhkan semua untuk bersamamu
Melengkapi kurangmu
Malaikat bukan lah wujud dan jiwaku
Terbias dari alpa dan lupa
Usah, sebaik yang ku bisa
Untuk tetap ada di sisi mu
Mencintaimu
Melukis kasih
Memanjakan jiwa
Mereguk cinta
Berharap kau dan aku selamanya
Senin, 18 Agustus 2014
Tak Berjudul
Pagi ini, saat mentari begitu enggan menampakkan dirinya
Ketika embun masih bertahan di pucuk - pucuk ilalang
aku datang keharibaan mu
Berjalan menuju pelukmu
Meski manusia bertekat akan guna dan manfaat
Tapi aku berbicara akan cinta dan hasrat
Kau terima keberadaanku yang penuh kekurangan
Selaksa aku menerima keberadaanmu
Aku bicara tentang cinta dan keindahan
Aku mencintaimu Aek Nabontar
Deru indah gemuruh airmu adalah nyanyian simponi Cinta
Sunyi sepi hutanmu bak pemecah keangkuhan
Penuh misteri dan keabadian
Aku berdiri diharibaanmu mendengar semua keluhmu
"Ini adalah hidup tentang kebulatan tekat"
Tentang keberanian dalam keterasingan
Aek Nabontar, Aku mencintaimu
Selayak aku mencintai hidup dan kehidupan
19/08/2014
Read More..
Ketika embun masih bertahan di pucuk - pucuk ilalang
aku datang keharibaan mu
Berjalan menuju pelukmu
Meski manusia bertekat akan guna dan manfaat
Tapi aku berbicara akan cinta dan hasrat
Kau terima keberadaanku yang penuh kekurangan
Selaksa aku menerima keberadaanmu
Aku bicara tentang cinta dan keindahan
Aku mencintaimu Aek Nabontar
Deru indah gemuruh airmu adalah nyanyian simponi Cinta
Sunyi sepi hutanmu bak pemecah keangkuhan
Penuh misteri dan keabadian
Aku berdiri diharibaanmu mendengar semua keluhmu
"Ini adalah hidup tentang kebulatan tekat"
Tentang keberanian dalam keterasingan
Aek Nabontar, Aku mencintaimu
Selayak aku mencintai hidup dan kehidupan
19/08/2014
Langganan:
Postingan (Atom)