Laman

Entri Populer

Minggu, 11 Maret 2012

Untuk Saudariku Seiman (Muslimah Itu Mutiara)

Muslimah itu mutiara, tidak sembarang orang boleh menyentuhnya, tidak sembarang orang boleh memandangnya . .
Perempuan muslimah perhatikanlah seperti apa agamamu menjaga dan memuliakanmu, kamu dijaga dalam hijab yang sangat suci dimana kamu tidak bisa di sentuh dan dipandang sembarang laki - laki yang bukan mukhrimmu, lalu kenapa kamu seakan ingin menjadi seorang wanita yang selalu memamerkan kecantikanmu dihadapan kaum adam? Tidakkah kamu tahu bahwa tidak semua laki - laki itu sekuat Nabi Yusuf as?



Duhai Annisa (Para Perempuan), sesungguhnya Allah menjadikan seluruh tubuh perempuan itu perhiasan dari ujung rambut hingga ujung kaki, segala sesuatu dari tubuh Perempuan yang terlihat oleh bukan muhrimnya semuanya akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah Ta’ala diakhirat nanti, jilbab adalah hijab untuk perempuan. 

Apakah kamu tahu hakekat jilbab itu saudariku? Hakekat jilbab adalah hijab lahir batin. Hijab mata kamu dari memandang lelaki yang bukan mahram kamu. Hijab lidah kamu dari berghibah (ghosib) dan kesia-siaan, usahakan selalu berdzikir kepada Allah . Hijab telinga kamu dari mendengar perkara yang mengundang mudharat baik untuk dirimu maupun masyarakat. Hijab hidungmu dari mencium cium segala yang berbau busuk. Hijab tangan-tangan kamu dari berbuat yang tidak senonoh. Hijab kaki kamu dari melangkah menuju maksiat.
Hijab pikiran kamu dari berpikir yang mengundang syetan untuk memperdayai nafsu kamu. Hijab hati kamu dari sesuatu selain Allah , bila kamu sudah bisa maka jilbab yang kamu pakai akan menyinari hati kamu, itulah hakekat jilbab.

Perhatikan sekali lagi saudariku seperti apa kamu dimuliakan oleh agamamu yang tidak akan kamu peroleh dari ajaran agama lain.
Akankah kamu sanggup jika nanti dihadapkan pada azab Allah yang sangat pedih itu?

Aku tidak ingin mengajarimu agama tapi aku takut akan ikut berdosa jika kebenaran ini tidak aku sampaikan.

Sadarkah engkau bahwa sebenarnya kamu diciptakan dari tulang rusuk seorang laki - laki, apa kamu tidak merasa berdosa jika ternyata disetiap hari dia selalu berusaha memperbaiki diri sementara kamu sibuk "menjajakan diri", seberapa banyak laki - laki yang menyentuhmu dengan nafsunya meskipun itu cuma sebatas pandangan?
Atas nama cinta kamu hilangkan hijab itu, atas nama cinta kau tinggalkan jilbab itu, atas nama cinta kau lupakan akhlak itu, lalu apakah ini benar cinta jika itu menjerumuskan kamu kedalam kemaksiatan? Apa kamu tidak takut jika yang Maha Cinta kamu duakan? Aku iba melihatmu saudariku, memakai pakaian yang mempertontonkan auratmu, seharusnya kecantikan itu jadi anugrah bagimu tapi pada kenyataannya itu menjadi sumber dosa bagimu bukan hanya bagimu saja sebenarnya tapi juga bagi diri orang lain, tidakkah kamu tahu penghuni neraka itu sebagian besar perempuan?

Aku harap dan berdo'a pada Allah semoga tulisan ini bisa menjadi pengingat bagimu untuk kembali ke fitrah mu sebagai seorang muslimah, Aku hanya ingin mengingatkanmu dalam kebaikan sebab aku takut jadi orang yang merugi seperti janji Allah dalam QS Al - Ashr

Read More..

Jumat, 09 Maret 2012

Teruntuk Tulang Rusukku Tercinta

Apa kabar tulang rusukku? Semoga kamu tetap menjaga hijab sampai kita bertemu
Jika saat ini hatimu gundah gulana karena aku tak kunjung datang bukan berarti aku sedang mengulur waktu atau tidak mau bertemu denganmu
Dalam hati dan fikiranku kamu adalah wanita suci yang menjaga hijab sampai aku datang menjemputmu, bukan seperti perempuan lain yang senang menawarkan diri kepada sembarang laki - laki yang bukan mukhrimnya

Jika saat ini hatimu sedih karena aku tak kunjung datang, bukan karena aku tidak mencintaimu, tapi aku takut jika dipertemukan denganmu aku tidak cukup baik
Aku malu jika harus bertemu wanita suci sepertimu sementara diri ini penuh dengan dosa
Bukan juga karena aku tidak sayang, tapi karena aku kurang berani jika harus berjumpa saat ini dengan mu yang terjaga malu, diri dan keluarganya

Untukmu Tulang Rusukku Tercinta
Aku masih ingin terus memperbaiki diri sebelum datang menjemputmu karena aku tahu betul Perempuan baik - baik hanya untuk laki - laki yang baik - baik.
Semoga selama aku dalam masa perbaikan diri kamu tetap mampu menjaga pergaulan, malu dan keluargamu.
Aku harap jika sudah waktunya Allah mempersatukan kita, Kita termasuk ke dalam golongan orang - orang yang di rahmati dan di ridhoi - Nya
Aku harap jika sudah waktunya Allah mempersatukan kita, kita bisa seperti Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az - zahra putri Rasulullah dalam mengarungi kehidupan rumah tangga

Tulang Rusukku semoga engkau tidak jenuh menungguku
Read More..

Kamis, 01 Maret 2012

PELAJARAN 5


Menyatakan, menanyakan dan menjawab tempat tinggal dan keadaan (kabar)
Tatkala kita berkenalan dengan seseorang pastilah kita menanyakan tempat tinggal meskipun itu kita tanyakan hanya sebagai basa – basi. Lalu Sakuse apa ya kira – kira kata yang digunakannya untuk mrnanyakan tempat tinggal orang lain? Hmmm, yuk kita lihat kata yang digunakannya untuk mrnanyakan tempat tinggal orang lain.
POLA KALIMAT :
  1. [?] (anata wa) Doko ni sundeimasuka
[?] (anda) tinggal di mana?
  1. [+] (watashi wa) Panyabungan ni sundeimasu
[+] (saya) tinggal di Panyabungan
Dari ke dua contoh di atas dapat kita lihat ketika menanyakan tempat tinggal dimuali dengan kata doko yang artinnya (di) mana, kemudian kita tambahkan partikel ni ditambah kata sundeimasu yang artinya tinggal (bermukim). Sementara untuk kalimat positif kata doko diganti dengan tempat kita tinggal.
Contoh :
  1. Watashi wa Panyabungan ni sundeimasu (saya tinggal di Panyabungan)
  2. Ari san wa Pidoli ni sundeimasu (Ari tinggal di Pidoli)
  3. Sani tinggal di Kayu Laut (Sani san wa Kayu Laut ni sundeimasu)
  4. Rani tinggal di mana? (Rani san wa doko ni sundeimasuka)
  5. Anita tinggal di mana? (Anita san wa doko ni sundeimasuka)

PELAJARAN 5
Mungkin kita sudah sering mengatakan atau menanyakan kabar kawan kita dengan ucapan “how are you?” kalau begitu Doraemon mengatakan “how are you?” apa ya?
Dalam Bahasa Jepang untuk menanyakan kabar digunakan kata “ogenki desuka” yang artinya apa kabar?
Sementara untuk menjawabnya digunakan kata “hai, genki desu” jika kita baik – baik saja, sementara kata “iie, genki ja arimasen” digunakan untuk menjawab jika kita dalam keadaan tidak baik.

EVALUASI :
  1. Rani tinggal di mana?
______________________________________________________________
  1. Desi tinggal di Sibanggor
_______________________________________________________________
  1. Bagaimana kabar anda?
_______________________________________________________________
  1. Apakah Evi tinggal di Dalan Lidang?
_______________________________________________________________
  1. Aisyah tinggal di Panyabungan julu
_______________________________________________________________
  1. Juna tinggal di Parbangunan
_______________________________________________________________
  1. Apa kabar anda?
_______________________________________________________________
  1. Kabar saya baik – baik saja
_______________________________________________________________
  1. Eka dan Minah tinggal di Huta Siantar
_______________________________________________________________
  1. Sasada tinggal di Shizuoka
_______________________________________________________________

Read More..